BERITA
  • 18 Januari 2021
  • 0 Komentar
  • 314 Kali Dilihat
Workshop Pengukuran Antropometri bagi Kader Posyandu Kabupaten Pringsewu Tahun 2021

Sambutan Bapak Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PringsewuPringsewu - Senin (18/01/2021) Prioritas pembangunan kesehatan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020 - 2024 adalah penurunan prevalensi stunting menjadi 14%. Hal ini merupakan prediktor rendahnya kualitas sumber daya manusia yang dampaknya pada penurunan produktivitas suatu bangsa. Upaya pencegahan dan penanggulangan stunting dewasa ini dipandang penting dalam menanggulangi permasalahan tersebut. Kabupaten Pringsewu Tahun 2021 menjadi Lokus untuk Kegiatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi serta stunting berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/319/2020 Tentang Lokus Kegiatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi Tahun 2021 dan Keputusan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor Kep 42/M. PPN/HK/04/2020 Tentang Penetapan Perluasan Kabupaten/Kota Lokasi Fokus Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi Tahun 2021 Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi ini terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah anak lahir, tetapi stunting baru nampak setelah anak berusia 2 tahun. Berdasarkan Riskesdas tahun 2018 angka Stunting Kabupaten Pringsewu adalah sebesar 20,19 % dan berdasarkan data hasil entry E-PPGBM (aplikasi kemenkes) prevalensi stunting Tahun 2020 prevalensi stunting 8,38 % (2.414 balita stunting). Secara Nominal, jumlah balita di Kabupaten Pringsewu bukan angka yang kecil bila dikaitkan dengan daya saing daerah di era keterbukaan dan borderless saat ini. Bonus demografi yang akan terjadi pada periode 2020 – 2030 bisa jadi akan kehilangan makna, apabila sumberdaya manusia Pringsewu bukan merupakan sumberdaya manusia yang berkualitas. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu dalam sambutannya menyebutkan bahwa kegiatan Workshop Pengukuran Antropometri bagi Kader Posyandu Kabupaten Pringsewu Tahun 2021, dilaksanakan dengan harapan Kader mampu melakukan Pengukuran yang baik dan benar sesuai standar pertumbuhan dan perkembangan balita yang telah ditetapkan yaitu menurut WHO 2010. Capaian lainnya adalah pendataan yang akurat dan valid untuk angka stunting di wilayah Kabupaten Pringsewu serta mampu memiliki reaksi cepat untuk mengatasi masalah stunting tersebut. Kader merupakan ujung tombak di desa, diharapkan dapat menjembatani antara petugas kesehatan dengan masyarakat serta membantu masyarakat mengidentifikasi dan menghadapi serta menjawab kebutuhan kesehatan mereka sendiri. Dinkes Pringsewu